Huawei Tingkatkan Solusi AI untuk Sektor Keuangan guna Mendorong Transformasi Digital dan Cerdas di Industri Keuangan Global

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARCELONA, Spanyol, 5 Maret 2026 /PRNewswire/ — Di MWC Barcelona 2026, Huawei menggelar sesi khusus yang membahas sektor keuangan bertema "Powering Resilient Intelligence, Co-creating Finance Future". Di acara tersebut, Huawei mengumumkan peningkatan besar pada Solusi Banking AI and Foundation Model dengan memperkuat kemampuan inti dalam aspek skenario, teknologi, rekayasa sistem, dan ekosistem.

Menurut Jason Cao, CEO, Huawei Digital Finance BU, di tengah kondisi global yang saat ini tidak menentu, bank perlu membangun daya tahan dari berbagai sisi. Hal tersebut mencakup sistem multi-active redundancy yang mencegah kegagalan sistem, memperkuat keamanan berjenjang terhadap serangan siber, serta membangun fondasi yang kuat bagi lembaga keuangan global untuk memasuki era AI.

Jason Cao, CEO of Huawei Digital Finance BU
Jason Cao, CEO of Huawei Digital Finance BU

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Alvin Feng, President, Huawei Digital Finance International, menyampaikan paparan berjudul "Beyond Digital: Towards AI-Infused Finance". Ia menekankan, transformasi dari bank konvensional menuju bank berbasiskan AI mengubah cara berinteraksi dengan nasabah, kolaborasi manusia dan mesin, proses pengambilan keputusan, arsitektur sistem, serta pengalaman pelanggan. Maka, bank memerlukan cetak biru yang jelas untuk menghubungkan strategi bisnis dengan implementasi teknologi.

Didukung pengalaman global dalam menjalin kolaborasi dengan berbagai lembaga keuangan terkemuka, Huawei mengembangkan Intelligent Finance Value Implementer guna menjawab kebutuhan tersebut. Solusi ini menawarkan pendekatan terstruktur dalam pemilihan skenario, perancangan arsitektur perusahaan, serta penerapan AI sehingga bank dapat membangun fondasi digital dan AI secara bersamaan. Dengan rekayasa sistem dan ekosistem terbuka, solusi ini membantu bank menghasilkan nilai tambah teknologi sekaligus valuasi bisnis. Pendekatan tersebut juga menandai perubahan penting: teknologi bukan lagi sekadar fungsi pendukung, namun pusat penciptaan valuasi dalam bisnis.

Alvin Feng menambahkan, kunci keberhasilan layanan perbankan AI terletak pada penggunaan rekayasa sistem untuk menyatukan infrastruktur AI dengan ekosistem terbuka, sekaligus merancang ulang proses perbankan melalui kolaborasi antara kecerdasan manusia dan kecerdasan buatan.

Untuk mendukung hal tersebut, Huawei secara menyeluruh meningkatkan Solusi Banking AI dan Foundation Model melalui beberapa langkah utama:

  1. Huawei meluncurkan solusi terbaru SuperPoD, AI Data Platform, dan Xinghe AI Network agar lembaga keuangan dapat membangun infrastruktur yang tangguh bagi komputasi umum maupun komputasi AI.
  2. Dengan membangun kemampuan menyeluruh pada aktivitas operasional dan pemeliharaan cerdas, penyempurnaan model khusus, pengembangan agen AI, serta perancangan skenario, Huawei memanfaatkan rekayasa sistem untuk mempercepat siklus pengembangan agen dari hitungan bulan menjadi beberapa minggu, meningkatkan akurasi prompt hingga 10%, serta mengurangi latensi terpadu hingga lebih dari 60%.
  3. Program RongHai juga diperluas dengan melibatkan lebih dari 150 mitra solusi, serta lebih dari 11.000 mitra konsultan, penjualan, layanan, dan integrasi di seluruh dunia. Ekosistem tersebut mencakup berbagai bidang seperti operasional pelanggan, manajemen risiko, dan otomatisasi, sekaligus mendorong inovasi AI bersama lembaga keuangan dalam berbagai skenario.

Ke depan, Huawei menegaskan komitmen untuk terus berinovasi dan membantu lembaga keuangan global yang ingin membangun infrastruktur digital yang cerdas, otonom, dan tangguh. Dengan dukungan ekosistem terbuka dan kemampuan rekayasa sistem, Huawei akan terus mendorong integrasi AI yang lebih mendalam dalam berbagai skenario inti sektor keuangan.

Berita Terkait

UNISOC Lyric Audio: Mengubah Pengalaman Mendengarkan Audio
Hard Rock Cafe dan Coca-Cola® Meluncurkan Kompetisi Musik Hard Rock Rising untuk Musisi Pendatang Baru
Laporan Cision Peringatkan Merek tentang ‘Jebakan Fragmentasi Data’ yang Merugikan
Lockton Memperkenalkan Lockton SAGE: Platform Kecerdasan Perusahaan Terpadu Pertama di Industri
Survei Herbalife: Budaya “Wellness” Kian Menguat di Asia Pasifik, Empat dari Lima Konsumen Memprioritaskan Kesehatan Holistik
PCG Global Rampungkan Pendanaan Pra-Seri A, Tangkap Peluang dari Pesatnya Kebutuhan Energi di Asia Tenggara
Mintoak Mengumumkan Akuisisi terhadap Perusahaan Fintech ICC Loyalty yang Berkantor Pusat di Timur Tengah.
Pangsa Pasar Minyak Sawit Berkelanjutan Bersertifikat Berpotensi Mencapai 40%

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:58 WIB

UNISOC Lyric Audio: Mengubah Pengalaman Mendengarkan Audio

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:15 WIB

Hard Rock Cafe dan Coca-Cola® Meluncurkan Kompetisi Musik Hard Rock Rising untuk Musisi Pendatang Baru

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Laporan Cision Peringatkan Merek tentang ‘Jebakan Fragmentasi Data’ yang Merugikan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 04:12 WIB

Lockton Memperkenalkan Lockton SAGE: Platform Kecerdasan Perusahaan Terpadu Pertama di Industri

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:27 WIB

PCG Global Rampungkan Pendanaan Pra-Seri A, Tangkap Peluang dari Pesatnya Kebutuhan Energi di Asia Tenggara

Berita Terbaru

Ilustrasi visual sebuah dompet digital yang dilindungi oleh gembok dan perisai digital, menggambarkan pentingnya keamanan dalam menjaga aset kripto. Gambar ini menekankan perlindungan aset digital dari ancaman siber yang semakin kompleks.

Info Kripto

Dompet Kripto Aman: Kiat Cerdas Lindungi Aset Digital Anda

Kamis, 6 Agu 2026 - 07:00 WIB

Pers Rilis

UNISOC Lyric Audio: Mengubah Pengalaman Mendengarkan Audio

Rabu, 5 Agu 2026 - 23:58 WIB