WBBA Merilis Standar Penilaian dan Sertifikasi Kesiapan Net5.5G Global, Huawei Perkenalkan Solusi Jaringan IP Bearer Net5.5G Versi Terbaru untuk Mendorong Perkembangan Industri

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 5 Maret 2026 - 00:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEIJING, 5 Maret 2026 /PRNewswire/ — Di MWC Barcelona 2026, World Broadband Association (WBBA), bersama mitra industri global merilis laporan resmi (white paper) "Net5.5G Readiness Assessment and Certification" dalam acara Broadband Development Congress (BDC). Publikasi ini menyediakan kerangka standar tentang evolusi jaringan cerdas bagi operator dan perusahaan di seluruh dunia. Pada kesempatan yang sama, Huawei juga meluncurkan solusi IP bearer network Net5.5G versi terbaru untuk mempercepat perkembangan industri menuju dunia yang semakin cerdas.

WBBA memperkenalkan standar penilaian dan sertifikasi kesiapan Net5.5G sebagai kerangka penilaian terpadu berskala global pertama untuk jaringan cerdas.

Laporan WBBA tersebut memperkenalkan IP Network Development Index, kerangka penilaian dan pemeringkatan pertama di dunia yang mencakup jaringan kampus, jaringan IP bearer, dan jaringan pusat data. Kerangka ini menjadi standar referensi dan arah yang jelas bagi operator dan perusahaan dalam mengevaluasi perkembangan jaringan, sekaligus mendorong implementasi komersial dan evolusi jaringan cerdas di seluruh dunia.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara, Net5.5G Pioneer Program yang dipimpin oleh WBBA terus mencapai perkembangan. Saat ini, matriks pionir global program tersebut telah mencakup 32 visionary pioneer, 6 region pioneer, dan 44 business pioneer.

Huawei meluncurkan solusi IP bearer network Net5.5G versi terbaru yang memenuhi standar tersebut.

Steven Zhao, delivering a keynote speech titled "Moving Towards the All Intelligence Era, Net5.5G Leads Intelligent IP Innovation"
Steven Zhao, delivering a keynote speech titled "Moving Towards the All Intelligence Era, Net5.5G Leads Intelligent IP Innovation"

Steven Zhao, Vice President, Data Communication Product Line, Huawei, mengatakan, "Untuk menyambut era All Intelligence, WBBA mendorong integrasi yang lebih mendalam antara jaringan dan AI berbasiskan Net5.5G. Huawei juga telah memperbarui jaringan IP bearer dalam tiga aspek utama, yaitu daya tahan keamanan, kesadaran multidimensi, dan otonomi jaringan. Upaya tersebut membantu operator membangun fondasi jaringan IP cerdas Net5.5G untuk menjaga kualitas layanan, mempercepat monetisasi, serta meningkatkan efisiensi, sekaligus membuka babak baru konektivitas cerdas."

Praktik Global: Net5.5G mulai memberikan valuasi bisnis yang nyata

Sejumlah operator dan pelaku industri terkemuka juga mempresentasikan praktik terbaru tentang implementasi Net5.5G. Di Prancis, Orange Group mengembangkan jaringannya menjadi platform yang siap mendukung AI dengan memanfaatkan jaringan transport dan akses yang memiliki bandwidth tinggi, cerdas, fleksibel, efisien, aman, dan andal. Di Makau (Tiongkok), CTM membangun jaringan bearer cerdas menggunakan Net5.5G AI WAN. Didukung kemampuan persepsi berbasiskan AI untuk pelatihan dan inferensi, CTM mengidentifikasi trafik video terenkripsi, serta menjalankan program pemasaran yang lebih akurat dan memberikan jaminan pengalaman penggunaan aplikasi. Hal tersebut turut mengurangi tingkat pelanggan yang berhenti berlangganan dan meningkatkan Average Revenue Per User (ARPU). Di sisi lain, IGA di Türkiye memanfaatkan pengambilan keputusan berbasiskan AI untuk mempersingkat waktu tunggu dalam penjadwalan tiga landasan pacu hingga 20%. Didukung kapasitas jaringan yang andal untuk menjamin proses penanganan bagasi secara visual dan real time, bandara ini memanfaatkan kecerdasan digital untuk meningkatkan keselamatan penerbangan, serta mewujudkan pengalaman jaringan yang lebih baik bagi penumpang. IGA kini menjadi contoh penting dalam pengembangan bandara global yang efisien, ramah lingkungan, dan tangguh.

Ke depan, WBBA mengajak asosiasi industri di seluruh dunia untuk memperkuat kolaborasi dan mendorong inovasi dalam standar teknologi, kebijakan industri, serta praktik komersial guna mempercepat evolusi menuju Net5.5G.

Berita Terkait

ZTE Tampilkan Integrasi AI dan Jaringan Telekomunikasi di Ajang GSMA M360 LATAM 2026, Dorong Transformasi Model Bisnis Masa Depan
Huawei Lansir Strategi “Grid-Interactive AIDC”, Bangun Masa Depan Industri
BLUETTI Gandeng UN-Habitat di Ajang WUF13, Dorong Urbanisasi Berkelanjutan dengan Energi Bersih
Growth Partner dan Docquity Luncurkan Program Umrah dengan Pendampingan Medis dan Dukungan Teknologi
XCMG Perluas Penerapan Solusi Logistik Cerdas, Wujudkan Bandara Global yang Lebih Efisien dan Rendah Emisi
Aitech Dapatkan Kontrak Senilai $63 Juta Untuk Solusi Komputasi Avionik Guna Mendukung Program Helikopter Tempur Ringan India
Cathay United Bank Jadi “Joint Lead Arranger” dalam Fasilitas Pembiayaan SMBC Aviation Capital Senilai US$3,7 Miliar
Haier Jadi Satu-satunya Merek Ekosistem IoT Dunia yang Tercantum dalam Daftar “Kantar BrandZ Top 100” Selama Delapan Tahun Berturut-turut

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:11 WIB

ZTE Tampilkan Integrasi AI dan Jaringan Telekomunikasi di Ajang GSMA M360 LATAM 2026, Dorong Transformasi Model Bisnis Masa Depan

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:26 WIB

Huawei Lansir Strategi “Grid-Interactive AIDC”, Bangun Masa Depan Industri

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:11 WIB

BLUETTI Gandeng UN-Habitat di Ajang WUF13, Dorong Urbanisasi Berkelanjutan dengan Energi Bersih

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:53 WIB

Growth Partner dan Docquity Luncurkan Program Umrah dengan Pendampingan Medis dan Dukungan Teknologi

Selasa, 19 Mei 2026 - 06:45 WIB

XCMG Perluas Penerapan Solusi Logistik Cerdas, Wujudkan Bandara Global yang Lebih Efisien dan Rendah Emisi

Berita Terbaru