JAKARTA – Bursa kripto Dubai, Bybit, mengungkap pada Jumat (21/2/2025) bahwa sejumlah peretas berhasil membawa kabur aset digital senilai $1,5 miliar, menjadikannya pencurian kripto terbesar dalam sejarah industri itu.
CEO sekaligus pendiri Bybit, Ben Zhou, menanggapi peretasan itu dalam obrolan daring, meyakinkan pengguna bahwa “dana Anda aman.”
Perusahaan mengumumkan di X: “Kami telah memulai program pengembalian dana bagi pengguna yang terkena dampak peretasan hari ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bybit berkomitmen melindungi komunitas kami dan akan sepenuhnya mengganti rugi semua pengguna yang terdampak.”
Perusahaan mengatakan peretas berhasil membobol celah keamanan dalam proses transaksi, sehingga bisa mentransfer aset ke alamat yang tidak dikenal.
Penyalahgunaan celah keamanan ini membuat dompet luring yang menyimpan Ethereum terdampak, dan peretas berhasil mencuri 400.000 ETH pada Jumat pagi.
ETH sendiri merupakan sebutan bagi mata uang kripto.
Semenatara Ethereum adalah mata uang kripto terbesar kedua berdasarkan nilai pasar setelah Bitcoin, dan bernilai $2.641,41 pada Jumat setelah insiden peretasan, turun hampir empat persen.
Zhou mengatakan Bybit mengelola aset klien senilai $20 miliar dan berjanji akan menutup dana yang belum dikembalikan menggunakan kas perusahaan atau pinjaman dari mitra.
Meski pelakunya belum teridentifikasi, skala pencurian ini jauh melampaui rekor sebelumnya, yakni pencurian Ethereum dan USD Coin senilai $620 juta dari Ronin Network pada 2022, yang diduga dilakukan oleh kelompok Lazarus dari Korea Utara.
Didirikan pada 2018, Bybit menganggap Peter Thiel—sekutu dekat Donald Trump—sebagai salah satu investor awalnya, menurut Pitchbook.***
Baca Juga:
Teoxane Luncurkan Akademi Regional Asia Pasifik Pertama di Bangkok
ETO Markets Memperkuat Aspek Kepatuhan Regulasi Setelah Meraih Izin Usaha dari FSC Mauritius
Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Bisnispost.com dan Ekbisindonesia.com
Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Apakabartv.com dan Pusatsiaranpers.com
Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Sulawesiraya.com dan Harianjayakarta.com
Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).
Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).
Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788, 08111157788.
Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.
Sumber Berita: Voaindonesia.com









