Harga Ethereum Tembus US$3.800, Investor Institusional Mendominasi

Kenaikan harga ETH didorong arus dana institusi, ETF spot, dan breakout teknikal

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 24 Juli 2025 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga ETH capai level tertinggi sejak Desember 2024 di US$3.800. (Pixabay.com/vjkombajn)

Harga ETH capai level tertinggi sejak Desember 2024 di US$3.800. (Pixabay.com/vjkombajn)

ETHEREUM (ETH) mencatat tonggak penting dengan menembus level psikologis US$3.800 pada perdagangan Selasa (22/7/2025).

Lonjakan harga ini terjadi di tengah lonjakan permintaan dari investor institusional dan meningkatnya arus dana ke produk exchange-traded fund (ETF) berbasis Ethereum di Amerika Serikat.

Data on-chain juga menunjukkan penurunan pasokan ETH di bursa, memperkuat tren bullish yang tengah berlangsung.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peningkatan harga ini menandai level tertinggi ETH sejak Desember 2024. Dalam sembilan hari perdagangan terakhir, Ethereum sudah melonjak lebih dari 50% dari level awal Juli.

Tren positif ini mengundang perhatian investor ritel maupun institusional, di tengah ekspektasi kelanjutan momentum pasar kripto pada paruh kedua tahun 2025.

Investor Institusional Serap Pasokan ETH

Arus pembelian dari investor institusional menjadi salah satu motor utama kenaikan harga Ethereum pekan ini.

Data dari Glassnode menunjukkan bahwa jumlah ETH yang disimpan di bursa kripto utama turun ke level terendah sejak Mei 2022, yakni di bawah 13 juta ETH.

Ini menandakan bahwa lebih banyak ETH dipindahkan ke dompet penyimpanan jangka panjang (cold storage), sebuah tanda kuatnya kepercayaan pada prospek jangka panjang aset ini.

Menurut analis senior di CoinShares, James Butterfill, arus masuk dana ke produk investasi berbasis ETH mencapai lebih dari US$920 juta hanya dalam sepekan terakhir, menjadi yang terbesar sejak peluncuran ETF spot Bitcoin di AS awal tahun ini.

“Kita menyaksikan minat institusional yang sangat sehat terhadap Ethereum, didorong oleh kombinasi inovasi jaringan dan potensi kenaikan harga,” ujar Butterfill dalam laporan mingguan.

ETF Spot ETH Serap Miliaran Dolar

Persetujuan SEC Amerika Serikat terhadap beberapa ETF spot berbasis Ethereum pada Juni 2025 juga memberi katalis besar terhadap harga.

Berdasarkan data dari Bloomberg Intelligence, total dana kelolaan (AUM) untuk enam ETF spot ETH utama di AS kini sudah menembus US$4,7 miliar, dengan lebih dari US$1,3 miliar di antaranya tercatat hanya dalam tiga pekan terakhir.

Eric Balchunas, analis ETF senior Bloomberg, menyebutkan bahwa peluncuran ETF Ethereum menjadi salah satu faktor penting yang membuka akses pasar bagi investor tradisional.

“Efeknya mirip seperti yang kita lihat di Bitcoin awal tahun ini. Likuiditas bertambah, volatilitas lebih terkendali, dan harga cenderung bergerak positif,” jelas Balchunas.

Breakout Teknis Dorong Tren Naik

Dari sisi teknikal, ETH berhasil menembus resistansi utama di kisaran US$3.600—US$3.700, yang telah bertahan sejak Februari 2025.

Analis teknikal di IntoTheBlock, Lucas Outumuro, menyebutkan bahwa penembusan ini membuka peluang bagi ETH untuk menguji level US$4.000 dalam waktu dekat, dengan support kuat di kisaran US$3.650.

“Lonjakan harga ETH selama sembilan hari berturut-turut memicu gelombang short squeeze, memaksa posisi jual senilai lebih dari US$110 juta untuk ditutup, yang pada akhirnya memperkuat tekanan beli di pasar spot,” terang Outumuro.

Data On-Chain Tunjukkan Kelangkaan Pasokan

Selain aksi harga di bursa, data on-chain juga mengonfirmasi tren akumulasi ETH yang berlangsung selama Juli.

Santiment melaporkan bahwa jumlah dompet yang memegang lebih dari 10.000 ETH naik 4% bulan ini, menandakan pembelian besar oleh pemain kelas atas (whales).

Sementara itu, total ETH yang dipertaruhkan (staked) di jaringan Ethereum kini mencapai lebih dari 33,2 juta ETH, atau sekitar 27% dari total suplai, menunjukkan komitmen jangka panjang investor terhadap jaringan ini.

Apa Dampaknya bagi Investor Ritel?

Bagi investor ritel, kenaikan harga Ethereum yang cepat menawarkan peluang sekaligus risiko.

Di satu sisi, momentum bullish didukung oleh faktor fundamental dan teknikal yang kuat.

Di sisi lain, volatilitas pasar kripto tetap tinggi, sehingga penting bagi investor untuk memperhatikan manajemen risiko dan titik entry yang tepat.

Analis di CryptoQuant mengingatkan bahwa pasar masih rentan terhadap koreksi jangka pendek jika level resistance di US$4.000 gagal ditembus.

Namun demikian, sentimen jangka menengah hingga panjang dinilai tetap positif seiring berlanjutnya adopsi institusional dan penguatan ekosistem DeFi dan NFT berbasis Ethereum.

Kesimpulan

Ethereum kembali menunjukkan performa impresif dengan menembus level US$3.800, dipicu oleh kombinasi arus dana institusional, ETF spot, dan breakout teknikal.

Data on-chain mendukung tren ini dengan menampilkan pengurangan pasokan di bursa dan peningkatan staking.

Bagi investor, momentum ini menawarkan peluang menarik, meski tetap memerlukan kewaspadaan terhadap volatilitas pasar.

Ke depan, pergerakan ETH di kisaran US$4.000 akan menjadi titik penting bagi arah tren berikutnya.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infoemiten.com dan Panganpost.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Infoseru.com dan Poinnews.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Jatengraya.com dan Hallobandung.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Saatnya Mengenal Bisnis Kripto, Investasi Bitcoin yang Cuan
BOIL Token: Proyek EnergyFi yang Siap Tembus Harga $1 di Kuartal II 2026
Pajak Kripto Naik, PPN Dihapus: Sinyal Baru Era Aset Digital di RI
Di Tengah Lesunya Pasar Saham Indonesia, Kripto Jadi Alternatif Pilihan untuk Diversifikasi Investasi
Polri Bongkar Penipuan Jaringan internasional Berkedok Investasi Trading Saham dan Mata Uang Kripto
Fasset Gandeng Lembaga Amil Zakat Salam Setara Amanah Nusantara untuk Beri Layanan Zakat Crypto
Indonesia Dinilai Perlu Lakukan Langkah Strategis Seperti Amerika Serikat dalam Mengadopsi Aset Digital
Ekosistem Kripto Disebut Berkontribusi Sebesar Rp620 Miliar hingga 2024 terhadap Penerimaan Negara

Berita Terkait

Jumat, 7 November 2025 - 22:21 WIB

Saatnya Mengenal Bisnis Kripto, Investasi Bitcoin yang Cuan

Sabtu, 1 November 2025 - 07:51 WIB

BOIL Token: Proyek EnergyFi yang Siap Tembus Harga $1 di Kuartal II 2026

Jumat, 1 Agustus 2025 - 06:51 WIB

Pajak Kripto Naik, PPN Dihapus: Sinyal Baru Era Aset Digital di RI

Kamis, 24 Juli 2025 - 09:28 WIB

Harga Ethereum Tembus US$3.800, Investor Institusional Mendominasi

Kamis, 20 Maret 2025 - 19:10 WIB

Di Tengah Lesunya Pasar Saham Indonesia, Kripto Jadi Alternatif Pilihan untuk Diversifikasi Investasi

Berita Terbaru

ROE 20 - Key Visual

Pers Rilis

ROE Visual Rayakan 20 Tahun Inovasi Teknologi LED

Rabu, 14 Jan 2026 - 07:42 WIB